Monday, May 6, 2013


Love in Hotel
Karya : Nur Halimah

“Kaniaaaaaa.....!!!!” teriak suara nyaring wanita berusia setengah abad tepat di depan telinga Kania.”sudah jam berapa ini?banguuun!” lanjutnya.
“mama...berisik,kania masih ngantuk!’’ balas Kania.
“coba kamu liat sekarang jam berapa?’’ sahut mama geram.
“OH MY GOD !”teriak Kania dengan suara keras ketika disodorkan jam weker berbentuk segi empat oleh sang mama yaa tepat jam 06.36,tubuh nya yang sebelumnya masih dalam kondisi pewe diatas ranjang nan empuk langsung bangun menuju toilet yang berada di kamar.
***
Ini adalah hari senin,dimana Kania akan melakukan interview di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta,sebut saja Grand Jakarta.
“duh mana bisa gw sampe hotel jam 8!”desah Kania panik yang saat itu telah berada di dalam taxi yang mengantarkan dirinya ketempat tujuan.Tiba-tiba laju kendaraan berhenti mendadak.
“duuh kenapa ini pak?’’tanya kania pada supir taxi
“maaf non,sepertinya taxi saya ini mogok”
“ya ampun pak,saya udah telat nih!’’
“iya non,lebih baik non cari taxi lain.Sekali lagi saya minta maaf”’sahut sang supir ramah
“hhh..ada-ada saja..”desis kania lalu keluar dan tak lupa membayar tarif argo taxi.
Beberapa menit kemudian,taxi lain muncul didepan kania lalu diberhentikannya.Saat ia hendak membuka pintu,tiba-tiba sebuah tangan melakukan hal yang sama.
“heh! Ini taxi milik gw,lo cari taxi lain aja gih!gw lagi buru-buru nih!”ujar suara lelaki yang mencoba merebut taxi yang kania berhentikan.
“eh sembarangan,jelas-jelas gw yang stopin duluan”sahut kania tak mau kalah.Dalam sekejap mereka saling bertatapan.Entah mengapa jantung Kania berdegup sangat kencang tatkala melihat sosok lelaki yang berada didepannya.
“hahahahahaha..”suara hening seketika terpecah saat lelaki itu tiba-tiba tertawa nyaring.
Kania heran,entah apa yang dianggap lelaki aneh itu lucu.”eh kenapa lo,gila ya ketawa gak jelas gitu?”
“gw ketawa dengan alasan jelas kok,tuh lipstik lo belepotan.Udah kayak badut hahahaha”
Kania panik,lalu mendekatkan dirinya pada kaca spion taxi.”huuuuaaa!”teriak kania dalam hati,ini pasti gara-gara taxi pertama yang dinaikinya yang tiba-tiba berhenti mendadak saat ia sedang berdandan.

“lipstik gw bukan masalah bagi lo,yang penting ini taxi jadi milik gw!’’ujar kania masa bodo.
“eh eh mbak dan mas yang ganteng dan cantik ini,tolong jangan ribut.Begini saja,karena taxi jarang lewat kawasan ini,mbak dan mas boleh barengan ketempat tujuan,saya antar insya Allah selamat”
“ga bisa gitu pak,kan saya duluan”ujar kania berbarengan dengan lelaki yang belum diketahui nama nya tersebut.
“naaaah bisa bareng gitu toh ngomongnya....hihi”
“dengan sangat terpaksa pak,soalnya saya lagi telat banget”ujar kania lagi-lagi berbarengan dengan lelaki itu.
Kania dan lelaki yang menurutnya aneh itu sudah berada dalam taxi yang tempat tujuannya adalah sama yaitu Grand Jakarta.Kedua nya sangat sibuk mengurusi dirinya masing-masing.Kania sibuk membetulkan make-up nya sedangkan lelaki yang berada disampingnya sibuk dengan telepon genggamnya.
***
Tepat pukul 08.08,langkah Kania memasuki ruangan HRD untuk melakukan interview dengan manager.
“selamat pagi pak!”ucap Kania ramah didukung dengan penampilannya yang cantik dan rapi.
“selamat pagi,silahkan duduk”jawab sang manager ramah
Mata kedua nya saling bertatapan heran dengan tingkah terkejut.
“lho,bapak ini yang tadi pagi rebutan satu taxi dengan saya?”ucap Kania spontan.
“iya,kamu ini yang lipstiknya belepotan?ah haha..jadi kamu calon asisten saya? Ya , tapi kalau lolos interview lho” sahut lelaki seorang Manager HRD bernama Arya Gautama yang nanti nya akan menjadi atasan Kania jika ia lolos interview.
“ih gila, pede banget nih orang.Ga lolos interview juga gapapa kali,daripada punya atasan kayak begini,nyebelin banget ga mau kalah sama cewek” ucap Kania dalam hati.
***
Setibanya dirumah...
“gimana interview nya anak ku sayang?”tanya mama sambil menyiapkan makan siang
“diterima ma”jawab Kania singkat dengan nada lesu
“eh lho kok jawabnya ga semangat gitu?itu kan hotel yang kamu banggakan,harusnya kamu bangga juga dong sudah jadi bagian didalam nya.Selamat ya sayang”sahut mama menghampiri Kania,lalu mengecup kening Kania yang tengah terduduk di kursi makan.
“thanks ma,tapi Kania sebel banget sama atasan Kania.Pagi tadi udah bikin bete huft !”balas Kania ketus
“oalah...yasudah abaikan saja,kamu pasti lapar kan nak?nih mama bikin makanan kesukaan kamu,senyum dong!”sahut mama
Kania membalas dengan senyuman,lalu menyantap makanan yang telah dibuat mama sambil bercerita pengalamannya di hari itu.
***
Tiga bulan berlalu Kania menjadi seorang asisten manager HRD di hotel Grand Jakarta. ”Arya Gautama” nama tersebut selalu ada dalam kehidupannya sehari-hari.Sosok yang ia pandang menyebalkan ternyata merupakan pribadi yang asyik.Malam ini,Kania dinner bersama Arya disebuah restoran mewah di Pusat Jakarta.Obrolan diawali seputar pekerjaan hingga memasuki pertanyaan yang lebih intim.
“kamu udah punya pacar nia?”
“belum pak,kenapa?”
“ooops,kalau di luar lingkungan kerja,kamu panggil saya Arya saja.Lagipula jarak usia kita ga beda jauh kok”
“ooh..oke deh,pak...ehm Arya”
***
Kini,setahun pun berlalu.Hubungan antara Kania dengan Arya semakin kompak dalam pekerjaan.
“sayaaaang...i miss u !” ujar wanita yang tiba-tiba masuk kedalam ruang kerja menghampiri Arya.Wanita cantik itu bernama Bella dan ternyata ia adalah tunangan Arya yang baru pulang dari Amerika untuk melanjutkan pendidikannya.
Hati Kania mendadak hancur berkeping-keping,karena ia sudah jatuh cinta dengan Arya.Namun perasaan nya itu dikuburnya dalam-dalam pada hitungan detik.
“ehm ehm..”Kania memecahkan suasana romantis antara Arya dengan Bella.
“bel,kita ngobrol diluar ya..Ga enak kalau dilihat rekan kerja aku”ucap Arya pada Bella.
***
Pagi hari,seperti biasa Kania tiba di hotel untuk bekerja.Namun hari itu terasa berbeda karena wajah Kania tak secerah biasanya.
“pagi bu kania! Ada pesan nih”sapa seorang security hotel
“pagi pak kadim...makasih ya pak!
Dilihatnya isi pesan yang didalamnya tertuliskan :
Kania,tolong masuk lewat lobby front desk yaaa..thanks
“duh apaan sih ni’’desis Kania dalam hati,namun ia tetap mengikuti perintah tersebut karena penasaran.
Sesampainya di front desk,petugas memberikan sebuah bunga untuk kania yang di tempelkan pesan berisi
J nah,sekarang kamu ke Blossom restaurant ya,aku tunggu kamu disana
Semakin penasaran Kania dibuatnya,langkahnya menuju blossom restaurant yang ada di hotel Grand Jakarta.
“pagi bu Kania,mari saya antarkan ke meja,disana sudah ada yg menunggu ibu”sapa seorang greeter yang mengenali Kania.
“pagi dian,makasih...ini apa-apaan sih”jawab Kania ramah menggelengkan kepala dengan raut wajah heran namun sumringah.
“pagi kania..ehm jangan kaget ya”ucap seorang lelaki yang telah membuatnya terkejut,dia adalah Arya.
“ya ampun Arya...kenapa kamu ngelakuin ini semua?’’ucap kania tercengang dan tersipu malu.
“oke,aku bisa jelasin ini semua,kamu duduk dulu,relaks dulu”
Suasana hening sejenak,Kania bingung dan teringat bahwa Arya memiliki tunangan namun kenapa dia melakukan hal ini?
Semua makanan sarapan telah tersedia dengan lengkap,seperti tahu bahwa Kania tidak sempat untuk sarapan dirumah.
“maaf Nia,mungkin kamu heran dan kaget dengan ini semua.Jujur aku suka sama kamu,bahkan udah ngerasa sayang”
“eh tapi kamu kan udah punya Bella”
“ehhemm bella,aku ga ada rasa apa-apa ke dia.Orang tua aku dan bella yang menjodohkan kami karena mereka bersahabat sejak SMP,tapi aku berhak menentukan pilihan.Dan aku rasa pilihan aku , yaaa kamu”
Kania tidak mampu berkomentar apapun,karena perasaannya campur aduk..Senang,kaget,bingung,semua menjadi satu.
“terus,orang tua kalian gimana?”
“mereka paham dengan kondisi yang terjadi,buat apa dipersatukan tanpa ada rasa cinta.Gimana nia,apa kamu mau menerima cintaku?”
“....hmm,iya Arya aku terima karena aku udah suka kamu dari beberapa bulan lalu meskipun awalnya kamu itu nyebelin banget”
“hehe...thanks kania,I love u”
“ehehem...i love you too”

***

No comments:

Post a Comment